April 20, 2021

sulselnews.com

Informasi Aktual dan Berimbang

Foto: Sudah Empat Tahun Bangunan Sekolah Ratusan Juta Ini Belum Difungsikan. Ada Apa?

2 min read

Makassar (SULSELNEWS) – Gedung sekolah SMA Negeri 23 di jalan Aroepala Timur Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mangkrak dan terbengkalai.

Sudah lebih empat tahunan bangunan sekolah itu tidak difungsikan. Padahal biaya pembangunannya lumayan mahal diduga mencapai ratusan juta.

Sekolah tersebut diperkirakan dibangun 2015 lalu pada awal masa jabatan periode pertama Walikota Danny Pomanto. Adapun perencanaan bangunan saat itu berada di bawah Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Kondisi ruang kelas penuh coretan dengan kaca jendela pecah

Cita-cita awal pembangunan gedung sekolah itu dalam rangka menampung siswa lulusan SMP dikota Makassar.

Saat ini bangunan sekolah itu sungguh memprihatinkan, kondisi kelas kotor dan berdebu. Bila malam tiba suasananya gelap, bak rumah hantu seperti di film-film.

Berdasarkan pantauan SULSELNEWS di lapangan, bangunan itu mulai rusak. Kelas yang ditutupi pintu mulai hilang dan jebol. Plafon kelas banyak bocor.

Depan bangunan mulai tertutup daun merambat

Kaca jendela bagian muka dan belakang kelas semua pecah. Sejumlah dinding tembok kelas dicoret. Bau pesing sangat menyengat.

Lahan bagian depan sekolah dipenuhi pohon dan semak belukar. Bangunan itu tidak terurus sama sekali.

”Memang ini kerap dimasuki orang. Lihat saja dindingnya penuh coretan dan kalau malam gelap,” kata salah seorang warga sekitar, Jumat (17/5).

Selain bau, bangunan itu juga mulai tidak layak ditempati akibat kondisi ruang bangunan yang kotor dan rusak.

Halaman dipenuhi pohon dan semak belukar

Berdasarkan catatan SULSELNEWS, ada 3 gedung kelas berderet masing-masing berukuran 7 x 8 meter.

Pada 14 Juni 2016 dilansir TribunTimur.Com, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Makassar, Ahmad Hidayat menyatakan, SMA 23 akan mulai dioperasikan ditahun ajaran 2016-2017.

Tahap awal sekolah ini kata Yayat sapaan akrab akan menerima sebanyak dua kelas, dengan jumlah 36 siswa di setiap kelasnya.

Lokasi bangunan tidak memiliki pagar keliling

Laporan : @RuRi
Editor : Rusli Rifar