Januari 19, 2021

sulselnews.com

Informasi Aktual dan Berimbang

Menakar Kemampuan Negara Mengendalian Covid-19 : Perspektif Ekonomi Politik

2 min read


PROLOG

Menakar Kemampuan Negara Mengendalikan Covid-19 (Perspektif Ekonomi Politik), ditulis sejumlah gurubesar dan dosen senior dari berbagai wilayah di Indonesia (Bogor, Jogyakarta, Makassar dan Jakarta) mengisi masa berharga Work From Home (WFH).

Kumpulan tulisan ini dihimpun dari berbagai WAGs terutama Guru Besar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) yang diasuh Kang Jana (Sujana Sulaeman), Dewan Profesor UNHAS, dan Forum Dosen & Narasumber Majelis koran Tribun Timur termasuk WAGs Peduli Sosial Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin (IKAFE UH).

Bermula dari tulisan inspiratif Prof. Didin S. Damanhuri, berjudul “Ekonomi Politik Covid-19” di WAGs Guru Besar KAHMI, lalu Prof. Marsuki, DEA, Ph.D. bertajuk “Menyikapi Krisis Kemanusiaan Virus Corona”. Tulisan lainnya karya Prof. Marsuki, DEA, Ph.D. berjudul “Optimisme Di Tengah Keterpaparan Wabah Covid-19”. Selanjutnya, tulisan Prof. Hilman Latief, M.A., Ph.D. berjudul “Solidarity-Buying : Pengaman Sosial Masa Pendemik”.

Tulisan-tulisan Dr. Chazali Situmorangi berjudul “Pilihan Lockdown Antara Kepentingan Ekonomi Dan Nyawa Manusia”, dan “Presiden Bagi Sembako, Melawan Keganasan Covid-19” serta “Peraturan Pemerintah Amanat UU 6/2018, Yang Belum Lengkap Diterbitkan”. Adapun tulisan2 editor berjudul : “Dana Stimulus Dunia Perangi Covid-19”, Nyawa versus Dana Dalam Lingkar Merah Covis-19” dan “Menelusuri Status Ekonomi Pasien Covid-19”, serta “JK, Coronavirus, Ancaman Ekonomi : Dalam Pandangan Taslim Arifin”

Buku Menakar Kemampuan Negara Mengendalikan Covid-19 (Perspektif Ekonomi Politik) diawali sebuah lagu hits penyanyi rock Bon Jovi (2020) dari Sayreville, New Jersey, Amerika Serikat untuk menyemangati penduduk bumi menghadapi virus corona “DoWhatYouDo”… When you can’t do what you do — you do what you can.

Hikmat dari Coronavirus ditulis oleh Prof. dr. Irawan Yusuf, PhD : “Saatnya Pengusaha Ubah Orientasi dari Profit ke Benefit”. Menurutnya; efek wabah global ini ‘mengubah paksa’ cara bisnis konvensional ke digital. Kini semua mengkonfirmasi efisiensi itu adalah Work From Home (WFH). Pengusaha dan pemilik modal tak fokus ke manajemen produksi dan mulai investasi ke manajemen resiko.

Semoga buku ini, bisa ‘menghibur’ di saat kita menghadapi covid-19.