Mei 14, 2021

sulselnews.com

Informasi Aktual dan Berimbang

Melalui Gelaran Pensi, Kadisdik Makassar Ingatkan Pentingnya Sinergitas Warga Sekolah

2 min read

Kadis Pendidikan Makassar, Dr. Abdul Rahman Bando, M.Si

Makassar – (SULSELNEWS.COM) – Membangun pendidikan yang berkualitas dibutuhkan keterlibatan warga sekolah mulai komite sekolah, guru, kepala sekolah hingga orang tua.

Oleh karena itu, semua pihak
diminta dapat bekerjasama dan membangun sinergitas yang baik dengan berbagai steakholder yang ada.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Dr. Abd Rahman Bando, M.Si saat menghadiri dan memberi sambutan pada kegiatan Pentas Seni (Pensi) SMPN 35 Makassar, Selasa (30/4).

Disela sambutan, dia pun mengapresiasi kinerja kepala sekolah SMP 35 bersama panitia kegiatan yang mana telah melakukan efisiensi biaya dengan menyatukan kegiatan Pensi dan acara perpisahan.

“Saya berpesan kepada semua yang hadir kalau mau membangun kualitas pendidikan yang baik agar selalu menjaga hubungan sinergitas,” pesannya.

Pada kesempatan itu, Rahman Bando (Rambo) juga mengungkapkan bahwa dalam rangka momentum Hardiknas 2019 yang jatuh pada 2 Mei, pihaknya dalam hal ini Dinas Pendidikan akan melaunching sepuluh sekolah SMP baru melalui Regrouping sekolah.

Menurutnya kesepuluh SMP baru tersebut, upaya tim panitia dari dinas pendidikan selama empat bulan bekerja yang dimulai sejak Januari. SMP baru tersebut kata Rambo rencananya tersebar diempat kecamatan kota Makassar.

Foto bareng Kadisdik dan guru

Kegiatan Pensi SMP Negeri 35 Makassar mengusung tema “Tingkatkan Potensi dan Prestasi Guna Mewujudkan Generasi Cerdas, Modern dan Religius” berlangsung meriah dipelataran sekolah, Selasa (30/4).

Acara Pensi ini selain dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, hadir pula Pengawas SMP, Pengurus Komite, Kepala Sekolah dan orang tua siswa.

Pertunjukan Pensi diisi dengan berbagai tampilan kesenian yang di motori siswa siswi kelas X SMPN 35 melalui potensi, minat dan bakat yang dimiliki. Tampilan kesenian miulai dari tari kreasi, tari tradisional, tari modern, vokal grup, fashion show hingga combination dance. dpula beberapa produk hasil keterampilan daur ulang.

Penampilan tari tradisional

Kepala SMPN 35, Parenrengi, S.Pd MPd mengungkapkan bahwasanya pentas seni hari ini adalah hasil dari penerapan 18 revolusi pendidikan melalui proses latihan minat dan bakat “satu anak satu tari” yang sangat panjang.

Sejak dicanangkan 18 Revolusi Pendidikan oleh walikota Makassar kata Parenrengi, siswa siswi SMP 35 telah berhasil meraih 90 tropi dan 6 kali sebagai juara umum baik ditingkat provinsi maupun kota.

“Jadi apa yang ditampilkan di kegiatan pensi ini merupakan bagian dari cerminan potensi dan prestasi sekolah dan generasi SMPN 35,” Ucapnya disela-sela Pensi berlangsung.

Riani kelas X-7 peserta pensi

Riani Sandi Parangki siswi kelas X-7 yang dimintai komentarnya, mengaku senang dan bahagia mengikuti kegiatan tersebut. “Acara pensi sangat bagus dan harus terus dilakukan agar siswa dapat menyalurkan bakat dan potensi yang dimiliki sekaligus menjadi sejarah setelah tamat,” kata Riani perempuan asal Toraja.

Penulis : RuRi
Editor : Rusli Rifar