Makassar – SULSELNEWS.COM,- Bachtiar Adnan Kusuma Di Temui di Perpustakaan Lorong Parangtambung menyatakan Perpustakaan Lorong Desa Adalah Gerakan Hati, Gerakan Kemanusiaan Untuk Peradaban. Jadi ini bukan bisnis atau untung rugi tetapi betul betul kami hadir dengan hati untuk bagaimana mengembangkan Minat membaca.

Saya berharap perpustakaan lorong yang hadir di kota Makassar maupun luar kota Makassar adalah setitik asa membangun literasi Indonesia dari lorong-lorong di kota Makassar Sulawesi Selatan, dengan demikian ini juga sebagai bukti bahwa literasi bukan hanya jargon kampanye tapi tak substantif memaknai literasi dalam derap langkah, kata dan perbuatan. Sulsel menjadi Andalan Literasi pertama di Indonesia dari Perpustakaan Lorong Parangtambung merambah ke berbagai titik di 15 kecamatan kelak.

Terima kasih kepada Ibu Gubernur Sulsel, Kadis Perpustakaan Sulsel, Dr.H.M.Amir Uskara, M.Kes, H.Munafri Arifuddin beserta Unibos, Dekan Psikologi UNM, Relawan dan masyarakat Parangtambung.

Serta tak lupa terima kasih kepada Syarifuddin Daeng Jarre, lurah Parangtambung, ketua LPM kota Makassar, pustakawan, penulis, seniman, pers yang terus memberikan dukungan pada Perpustakaan Lorong.,**